Sabtu, 13 November 2021

MENGENALI KECERDASAN DIRI

dalam kecerdasan majemuk (multiple intelligences)

Mencari tahu kecerdasan diri dalam kecerdasan majemuk (multiple intelligences)

Pernahkah kalian berfikir apakah kecerdasan itu hanya berpaku pada perolehan nilai dalam ujian? atau kemampuan dalam menghafal rumus rumus mata pelajaran? atau tentang ketrampilan seseorang mengerjakan soal ujian? nah sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan kecerdasan? dan apa sih sebenarnya kecerdasan yang kita miliki?

Kecerdasan dapat dikatakan sebagai potensi diri yang dimiliki oleh setiap individu manusia. Sering kali kita berfikir bahwa kecerdasan itu berkaitan dengan tingkat kemampuan manusia dalam berfikir (kognitif), memang benar dalam konsep berfikir kecerdasan terkait dengan tingkat kemampuan berfikir manusia yang diukur dengan alat uji kemampuan berfikir atau biasa kita sebut tes IQ, dan hasil dari tes tersebutlah yang menentukan tingkat kecerdasan kita. Semakin tinggi nilai yang diperoleh maka akan dianggap semakin cerdas seseorang dan semakin rendah nilai yang diperoleh maka akan dianggap semakin bodoh seseorang.

Namun sebenarnya kecerdasan bukan hanya tentang itu saja loh, ada lebih banyak lagi kecerdasan yang yang belum kita ketahui. Mungkin kalian bertanya-tanya, apakah ada kecerdasan supranatural? Apakah ada kecerdasan membaca fikiran? Apakah ada kecerdasan dalam bernyanyi? Dari pada penasaran simaklah penjelasan berikut ini.

Sebagaimana telah dijelaskan oleh Howard  Gardner seorang psikolog ahli perkembangan dan pendidikan, ia menjelaskan bahwa manusia itu tidak ada yang bodoh ataupun pintar, hanya saja mereka mempunyai kecerdasan dan kemampuannya masing masing. Kecerdasan yang dimiliki manusia itu beragam, terkadang ada seseorang mahir dalam beberapa bidang pengetahuan, ada juga seseorang yang mahir dan mendalami bidang kemampuan/ketrampilan. Keragaman kecerdasan tersebutlah yang disebut dengan kecerdasan majemuk (multiple intelligences). Multiple intelligences merupakan sebuah istilah yang digunakan oleh Howard  Gardner untuk menjelaskan bahwa manusia itu memiliki berbagai macam kecerdasan.

Berdasarkan teori Multiple Intelligences dari Howard  Gardner terdapat 9 macam kecerdasan manusia, diantaranya :

1. Kecerdasan Linguistik (Linguistic Intelligence)

Seperti namanya kecerdasan linguistic merupakan kecerdasan yang berkaitan dengan kemampuan seseorang dalam menguasai bahasa, berbicara dan menulis, tidak hanya itu kecerdasan linguistic juga dapat berkaitan dengan tata cara penggunaan bahasa dalam berbicara (vocal, intonasi, dll). Seseorang dengan kecerdasan linguistic cenderung antusias kepada lawan bicaranya, tertarik terhadap bahasa/kata-kata baru, dan gemar membaca. 





2. Kecerdasan Matematis Logis (Logical-Matematical Intelligence)

Kecerdasan matematis-logis berkaitan dengan kemampuan manusia dalam berfikir secara logis, sistematis dan ilmiah (berkaitan dengan penentuan bilangan, perhitungan, dan pencarian pola) dalam menyelesaikan suatu masalah. Kecerdasan ini mungkin bisa disebut dengan kecerdasan yang berkaitan dengan perhitungan angka. Sesorang yang memiliki kecerdasan ini cenderung menyukai pelajaran yang berkaitan dengan angka, suka melakukan percobaan, sering bertanya, dan menyukai permainan yang menggunakan strategi.




 

3. Kecerdasan Spasial/Ruang Visual (Visual/Spatial Intelligence)

Seseorang dengan kecerdasan ini cenderung mudah mengingat informasi atau pun hal-hal lain yang berkaitan dengan objek visual atau yang berhubungan dengan gambar. Seseorang cenderung lebih mudah mengingat informasi yang diterima jika dalam bentuk visual/gambar baik 2D/3D. seseorang yang memiliki kecerdasan ruang visual cenderung menyukai kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan gambar/visual, lebih mudah belajar dengan gambar, mudah mengingat tempat yang baru dilihat, dan menyukai permainan yang mempunyai visual menarik.





4. Kecerdasan Kinestetik/Badani (Bodily-Kinesthetic Intelegence)

Seseorang dengan kecerdasan kinestetik memiliki kemampuan dalam mengembangkan, memanfaatkan, dan mengontrol anggota tubuh secara cermat baik dalam belajar dan beraktifitas. Umumnya seseorang yang memiliki kecerdasan ini memiliki potensi dalam kemampuan fisik. Seseorang dengan kecerdasan ini cenderung menyukai kegiatan yang berkaitan dengan fisik, sering menggunakan bahasa non-verbal dalam berkomunikasi dan mudah dalam meniru gerakan orang lain (seperti dance).





5. Kecerdasan Musikal (Musical Intelligence)

Kecerdasan musical berkaitan dengan kemampuan seseorang dalam menikmati, mengembangkan, dan mengekspresikan berbagai bentuk music dan suara. Kecerdasan music juga berkaitan dengan kemampuan seseorang dalam mengamati, membedakan, mengarang, dan membentuk music baru. Seseorang yang memiliki kecerdasan musical cenderung menyukai berbagai music, suka memainkan alat music, mampu mengaransemen music, suka bernyanyi, serta memahami melodi music.





6. Kecerdasan Interpersonal (Interpersonal Intelligence)

Kecerdasan interpersonal berkaitan dengan kemampuan seseorang dalam kepekaannya terhadap orang lain, kepekaan tersebut berkaitan dengan kemampuan motivasi, mengenali watak seseorang, mengenali tempramen orang lain, ataupun menerjemahkan isyarat dari orang lain. Seseorang yang memiliki kecerdasan ini cenderung memiliki kepekaan yang tinggi, tergolong tipikal individu yang ekstrovert, mudah bergaul dan menjalin relasi komunikasi dengan orang lain.





7. Kecerdasa Intrapersonal (Intrapersonal Intelligence)

Seseorang dengan kecerdasan intrapersonal cenderung memiliki kemampuan dalam memahami diri sendiri. Memahami diri sendiri meliputi kemampuan dalam instropeksi diri (refleksi diri), kemampuan dalam mengelola dan mengambil keputusan pribadi, sadar akan tujuan hidup, dan bisa mengatur emosi diri. Seseorang yang memiliki kecerdasan ini cenderung memiliki sifat yang lebih cepat dewasa, mandiri, mengetahui kelebihan dan kekurangan yang dimiki.





8. Kecerdasan Naturalis/Lingkungan (Naturalist Intelligence)

Kecerdasan lingkungan berkaitan dengan kemampuan seseorang dalam mengenali flora dan fauna yang ada dilingkungannya dengan baik, serta memiliki kemampuan untuk memahami dan menikmati alam di lingkungan mereka. Seseorang yang memiliki kecerdasan ini cenderung memiliki jiwa yang bebas, menyukai pemandangan alam, suka naik gunung atau berlibur ke alam alam yang indah.





9. Kecerdasan Eksistensial (Existential Intelligence)

Kecerdasan eksistensial berkaitan dengan kemampuan seseorang dalam menemukan penjelasan dan solusi dari masalah-masalah perihal keberadaan makhluk hidup. Umumnya kecerdasan ini sering tampak ketika seseorang dalam tahap tumbuh kembang balita, pada tahap tersebut mereka cenderung memiliki rasa ingin tahu yang tinggi tentang eksistensi/keberadaan suatu objek. Seseorang yang memiliki kecerdasan ini cenderung memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan mampu berfikir mendalam tentang eksistensi dari makhluk hidup yang ada.




selain diatas juga ada seorang ilmuan yang berpendapat bahwa kecerdasan emosional itu juga ada, dan termasuk kedalam jenis kecerdasan yang berkaitan dengan kecerdasan intrapersonal dan interpersonal.

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Mengenali kecerdasan diri kita itu sangat penting loh. Dengan kita mengetahui kecerdasan yang kita miliki akan memudahkan kita dalam menekuni bidang yang sesuai dengan kecerdasan kita, selain itu dengan mengetahui kecerdasan diri memudahkan kita dalam memilih metode belajar, metode belajar yang sesuai dengan kecerdasan kita akan memudahkan kita dalam belajar serta meningkatkan hasil belajar.
 
Nah berdasarkan penjelasan diatas kira-kira kecerdasan apa yang kalian miliki? Apakah kalian mempunyai kecerdasan lebih dari satu? Jika kalian masih bingung dengan kecerdasan yang kalian miki ataupun ada kecerdasan lain yang penulis belum ketahui kalian bisa bertanya dan menambahkan di kolom komentar ya 😊 terima kasih.


32 komentar:

  1. Ahh gitu.. bermanfaat banget nii infonya..

    BalasHapus
  2. Terus apakah masih ada kecerdasan lain, jika kita terampil dalam programing apakah itu juga termasuk kecerdasan? Termasuk dalam kecerdasan apa ya kak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. masih banyak kak macam macam kecerdasan yang belum kita ketahui. penjelasan diatas hanyalah gambaran besar pengelompokan kecerdasan. untuk programing sendiri cenderung masuk kedalam kecerdasan matematis logis ya kak karena berhubungan dengan pengolahan binary data.

      Hapus
  3. wahh terima kasih banyak kak, jadi makin tau macam macam kecerdasan😁

    BalasHapus
  4. mungkin dapat ditambahkan kak tentang profesi profesi dari kecerdasan yang dimiliki, seperti profesi jurnalis untuk kecerdasan linguistik, profesi ilmuan untuk kecerdasan matematis logis, atau profesi atlet untuk kecerdasan kinestetik.

    BalasHapus
    Balasan
    1. untuk profesi-profesi dari kecerdasan bisa dilihat di laman web berikutnya ya, ditunggu :)

      Hapus
  5. Apakah kecerdasan bisa berkembang jadi beraneka ragam seiring dengan perkembangan zaman?

    BalasHapus
    Balasan
    1. jawabannya tentu saja bisa kak, berdasarkan 9 pengelompokan kecerdasan diatas itu masing-masing bisa dispesifikasikan lebih tentang apa saja macam kecerdasannya.

      Hapus
  6. Lalu jika kita memiliki bakat dalam bermain game apakah itu kecerdasan juga, masuk dalam kecerdasan apa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kecerdasan dalam bermain game itu cenderung pada kecerdasan kinestik (tubuh) meskipun demikian kecerdasan bermain game juga termasuk dalam kecerdasan lain (apalagi kalau game yang dimainkan juga mengandalkan strategi)

      Hapus
  7. aku pernah baca disalah satu artikel bahwa kecerdasan emosional juga termasuk dalam kecerdasan manusia yang mana kecerdasan ini mampu memahami emosi diri dan orang lain

    BalasHapus
    Balasan
    1. ada pakar yang menyebutkan memang benar kecerdasan emosional itu ada, dan itu juga berkaitan dengan kecerdasan interpersonal dan intrapersonal.

      Hapus
  8. Gimana ya caranya tahu kecerdasan kita yang paling dominan? dengan cara mudah

    BalasHapus
    Balasan
    1. kita bisa mengetahui kecerdasan yang kita miliki dengan melihat dari hobi, kegemaran, dan aktivitas apa yang kita sukai kak.

      Hapus
  9. Mantep banget ilmunya. Aku jadi sadar ternyata tiap orang itu cerdas di masing masing bidangnya. Jadi kita tidak perlu minder,pasti ditiap diri kita ada satu kecerdasan yang dominan

    BalasHapus
  10. aku termasik yang kecerdasan naturalis mungkin yaa, suka banget sama lingkungan wkwk terima kasih informasi dan ilmunya kaak

    BalasHapus
  11. wah menarik sekali! pertama kali aku tau tentang macam-macam kecerdasan tuh dari hasil test IQ. teori kecerdasan majemuk mencoba untuk mengubah pandangan bahwa kecerdasan seseorang hanya terdiri dari kemampuan logika (matematika) dan bahasa. multiple intelligence yang terlatih baik akan membantu mengembangkan potensi diri secara maksimal.

    BalasHapus
    Balasan
    1. bener banget kak, jadi penting juga pemberian pengetahuan terhadap jenis-jenis kecerdasan. sehingga tidak ada lagi orang yang mengatakan ada anak bodoh. karena pada dasarnya semua anak/individu itu pintar dalam bidangnya masing-masing

      Hapus
  12. aku dulu sempet bingung dan gak terlalu paham kecerdasan apa yang aku miliki, tapi seiring berjalannya waktu aku berusaha untuk mengenali diriku sendiri dan mengaitkannya dengan teori-teori kecerdasan yang ada. mungkin kedepannya bisa berbagi tips seputar cara mengenali kecerdasan diri

    BalasHapus
    Balasan
    1. baik kakak, terimakasih masukannya. untuk tips mengenali kecerdasan diri akan dibuat di laman selanjutnya ya kak, ditunggu.

      Hapus
  13. wah menarik sekali kak materinya, tapi apa bisa ya pada seseorang punya kecerdasan lebih dari satu? cara mengetahui kecerdasan yg dominan jg gimana ya. hmm semoga soon kak yusuf bikin topik ini hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. siap kakak, akan ada penjelasannya di laman selanjutnya ya.

      Hapus
  14. Setwlah membaca membaca artikel ini, saya menyimpulkan bahwa setiap orang memiliki kecerdasan berbeda beda. Kalau orang lain unggul dalam hal lain sedangkan kita tidak maka jangan sedih, karena setiap orang punya potensi masing-masing

    BalasHapus
  15. Menarik sekali pembahasannya kak>.< apakah mungkin bagi manusia memiliki beberapa kecerdasan dominan sekaligus? kira-kira bagaimana yah kak cara kita melatih, mengembangkan, dan mungkin menyesuaikan profesi kita nanti dengan kecerdasan dominan yang kita miliki. Ditunggu konten selanjutnya, terima kasih^o^

    BalasHapus
    Balasan
    1. seseornag memiliki kecerdasan lebih dari satu itu sangat mungkin, namun pasti ada yg lebih dominan dalam kecerdasan yang dimiliki.
      utuk profesi-profesi berdasarkan kecerdasan dapat dilihat laman berikutnya ya kak.

      Hapus
  16. wahh terima kasih informasinya, tapi apakah kita bisa ya memiliki kecerdasan lebih dari satu?

    BalasHapus
    Balasan
    1. jawabnya bisa banget kak, namun dalam hal tersebut pasti ada kecerdasan yang lebih dominan didalam diri kita.

      Hapus
  17. Terima kasih informasinya. Kalau di aku kecerdasan yang aku miliki tidak ada yang benar benar dominan, cenderung biasa aja da aku masih belum bisa menemukan potensi dari kecerdasan aku. Apakah ada tips tersendiri untuk menemukan potensi diri dari kecerdasan yang kita miliki?

    BalasHapus
  18. untuk tips sederhananya kakak bisa mengikuti aktivitas-aktivitas yang sesuai dengan kecerdasan kakak. dengan mengikuti kegiatan tersebut akan mengasah dan mengembangkan kecerdasan yang dimiliki, sehingga kecerdasan tersebut akan semakin tampak dan dapat kita rasakan mana yang lebih dominan.

    BalasHapus
  19. Wah menarik ya jadi tiap orang punya kecerdasan masing2 belum tentu orang yg pandai di bidang linguistik kurang pandai di bidang musikal. Bukan begitu?

    BalasHapus
  20. wahhh banyak juga ya jenis kecerdasan manusia, jadi bingung nih kak aku termasuk ke yang mana ya heheheh makasi kak informasinya, next post bisa bahas cara belajar yang efektif di bangku perkuliahan kak, thank u

    BalasHapus

  Macam-Macam Profesi Dari Kecerdasan Yang Dimiliki Howard  Gardner seorang psikolog ahli perkembangan dan pendidikan, ia menjelaskan bahwa ...